IBU...
Di atas teras kebun kering itu
Engkau duduk menyeka keringatmu
Di bawah terik yang menghujam ubun
Engkau menunggu angin sejuk bertiup
Kerja kerasmu sedari kami kecil
Hingga kami beranjak tua pun
Engkau masih terus bertani
Lelahmu, sakitmu engkau tak peduli
Lalu, untuk apakah kami ada?
Sedang kami bangun kesiangan
Nyenyak tidur berbantalkan ijazah
Di saat ibu memikirkan nasib kami
Di luar sana
Banyak sarjana menuntut negara
Engkau tetap tekun bekerja dalam diam
Karna benakmu penuh terisi rasa kwatir
Bagaimana nasib anakku
Jika aku tinggal mati?
#Laimahang, 17 Mei 2026
#olh: Titus Umbu Ray