Pancasila menjadi ideologi yang paling unik karena tidak memihak pada salah satu ideologi dunia barat yang menawarkan kebebasan liberalisme dan persaingan bebas seperti kapitalisme. Hal ini karena Pancasila lahir dari Rahim asli ibu pertiwi melalui tokoh-tokoh nasional yang merumuskan dan menetapkan Pancasila sesuai khekasan bangsa Indonesia yang majemuk dan memiliki wilayah geografis sebagai negara kepulauan.
Sedangkan negara lain menemukan
ideologi mereka karena trauma masa lalu yang eksploitatif, bahwa perbahan
sosial yang signifikan turut membahayakan cara hidup bangsa mereka. Ideologi
mereka dibentuk sebagai aksi ketidakpuasan dengan kehidupan lampau atau
ketakutan akan masa depan. Misalnya ideologi liberal yang muncul Ketika
Masyarakat merasa bahwa hidup dalam rezim konservatif dan feudal mengecewakan. Seperti
halnya, pendirian sosialisme bahwa ideologi sosialime-marxisme berasal dari
kegagalan liberalisme-kapitalisme untuk menegakkan keadilan (Mukhtasar
Syamsuddin, 2025:4.7).
1.
Kelebihan
Pancasila dibanding ideologi lain
Kelebihan ideologi Pancasila
dibanding ideologi lain karena Pancasila sebagai dasar eksistensi negara dan
bangsa Indonesia, memiliki system nilai filsafat yang mencerminkan kualitas
unik dari sifat dan karakter Masyarakat Indonesia. System nilai Pancasila
disusun dalam dua cara, yaitu saling melengkapi dan saling memenuhi syarat,
bersifat hirarkis dan pyramidal (Kaelan, 2010 :10-12;39).
Setiap sila yang tercantum dalam
Pancasila saling terkait satu sama lain yang membentuk kesatuan yang saling
melengkapi dan tak dapat dipertukarkan. Pancasila merupakan identitas bangsa
Indonesia. Pancasila tidak saja sebagai dasar bernegara, tetapi juga mencakup
tujuan dan cita-cita bangsa (Mukhtasar Syamsuddin, 2025:4.14).
Tentu secara subjektif saya
mengatakan bahwa ideologi Pancasila memiliki nilai lebih dari ideologi lain,
seperti ideologi kapitalisme yang sangat berorientasi pada ekonomi
bebas. Liberalisme yang menghendaki adanya kebebasan individu disemua
bidang kehidupan. Serta komunisme yang dicirikan oleh dominasi kelas tertentu
dan mentalitas individualistis.
2.
Tantangan Pancasila
Di era globalisasi, Pancasila
mewakili realitas modern yang menunjukkan tantangan terhadap ideologi Pancasila.
Salah satu isu internal Adalah maraknya Gerakan separatis yang bertujuan
menggulingkan NKRI. Seperti yang terjadi di Papua, Aceh dan Maluku. Keberadaan
Pancasila sebagai ideologi Indonesia kian terancam oleh perilaku yang tidak
sensitive dalam menghadapi perkembangan global. (Mukhtasar Syamsuddin, 2025:4.30).
KESIMPULAN
Berdasarkan pada ulasan
perbandingan di atas, saya menarik Kesimpulan bahwa ideologi Pancasila memiliki
keunggulan disbanding ideologi bangsa lain, dilihat dari latar belakang
terbentuknya ideologi itu sendiri. Sebab ideologi lain laihir dari latar
belakang masa lalu yang trauma dengan system pemerintahan yang telah
dipraktekkan dan gagal, namun ideologi Indonesia justru terbentuk sebagai wujud
semangat persatuan dari negara bangsa yang majemuk dan terdiri dari bentangan
pulau dengan karakternya masing-masing.
REFLEKSI
Refleksi bagi saya sebagai individu
yang bergerak dalam dunia Pendidikan, sangat bermanfaat untuk mendidik
siswa-siswi untuk bangga menjadi bangsa Indonesia yang memiliki ideologi
Pancasila yang khas dan unik disbanding negara lain, serta telah terbukti
mempersatukan yang berbeda-beda “Bhinneka Tunggal Ika”.
REFERENSI
Syamsuddin, Mukhtasar, dkk. 2025. Pancasila.
Tangerang Selatan: Univ. Terbuka
Kaelan, 2010. Pendidikan
Pancasila (edisi reformasi). Yogyakarta: paradigma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar