Selasa, 17 Februari 2026

Pancasila sebagai ideologi yang unik

Pancasila menjadi ideologi yang paling unik karena tidak memihak pada salah satu ideologi dunia barat yang menawarkan kebebasan liberalisme dan persaingan bebas seperti kapitalisme. Hal ini karena Pancasila lahir dari Rahim asli ibu pertiwi melalui tokoh-tokoh nasional yang merumuskan dan menetapkan Pancasila sesuai khekasan bangsa Indonesia yang majemuk dan memiliki wilayah geografis sebagai negara kepulauan.

Sedangkan negara lain menemukan ideologi mereka karena trauma masa lalu yang eksploitatif, bahwa perbahan sosial yang signifikan turut membahayakan cara hidup bangsa mereka. Ideologi mereka dibentuk sebagai aksi ketidakpuasan dengan kehidupan lampau atau ketakutan akan masa depan. Misalnya ideologi liberal yang muncul Ketika Masyarakat merasa bahwa hidup dalam rezim konservatif dan feudal mengecewakan. Seperti halnya, pendirian sosialisme bahwa ideologi sosialime-marxisme berasal dari kegagalan liberalisme-kapitalisme untuk menegakkan keadilan (Mukhtasar Syamsuddin, 2025:4.7).

1.     Kelebihan Pancasila dibanding ideologi lain

Kelebihan ideologi Pancasila dibanding ideologi lain karena Pancasila sebagai dasar eksistensi negara dan bangsa Indonesia, memiliki system nilai filsafat yang mencerminkan kualitas unik dari sifat dan karakter Masyarakat Indonesia. System nilai Pancasila disusun dalam dua cara, yaitu saling melengkapi dan saling memenuhi syarat, bersifat hirarkis dan pyramidal (Kaelan, 2010 :10-12;39).

Setiap sila yang tercantum dalam Pancasila saling terkait satu sama lain yang membentuk kesatuan yang saling melengkapi dan tak dapat dipertukarkan. Pancasila merupakan identitas bangsa Indonesia. Pancasila tidak saja sebagai dasar bernegara, tetapi juga mencakup tujuan dan cita-cita bangsa (Mukhtasar Syamsuddin, 2025:4.14).

Tentu secara subjektif saya mengatakan bahwa ideologi Pancasila memiliki nilai lebih dari ideologi lain, seperti ideologi kapitalisme yang sangat berorientasi pada ekonomi bebas. Liberalisme yang menghendaki adanya kebebasan individu disemua bidang kehidupan. Serta komunisme yang dicirikan oleh dominasi kelas tertentu dan mentalitas individualistis.

2.     Tantangan  Pancasila

Di era globalisasi, Pancasila mewakili realitas modern yang menunjukkan tantangan terhadap ideologi Pancasila. Salah satu isu internal Adalah maraknya Gerakan separatis yang bertujuan menggulingkan NKRI. Seperti yang terjadi di Papua, Aceh dan Maluku. Keberadaan Pancasila sebagai ideologi Indonesia kian terancam oleh perilaku yang tidak sensitive dalam menghadapi perkembangan global. (Mukhtasar Syamsuddin, 2025:4.30).

KESIMPULAN

Berdasarkan pada ulasan perbandingan di atas, saya menarik Kesimpulan bahwa ideologi Pancasila memiliki keunggulan disbanding ideologi bangsa lain, dilihat dari latar belakang terbentuknya ideologi itu sendiri. Sebab ideologi lain laihir dari latar belakang masa lalu yang trauma dengan system pemerintahan yang telah dipraktekkan dan gagal, namun ideologi Indonesia justru terbentuk sebagai wujud semangat persatuan dari negara bangsa yang majemuk dan terdiri dari bentangan pulau dengan karakternya masing-masing.

REFLEKSI

Refleksi bagi saya sebagai individu yang bergerak dalam dunia Pendidikan, sangat bermanfaat untuk mendidik siswa-siswi untuk bangga menjadi bangsa Indonesia yang memiliki ideologi Pancasila yang khas dan unik disbanding negara lain, serta telah terbukti mempersatukan yang berbeda-beda “Bhinneka Tunggal Ika”.

 

REFERENSI

Syamsuddin, Mukhtasar, dkk. 2025. Pancasila. Tangerang Selatan: Univ. Terbuka

Kaelan, 2010. Pendidikan Pancasila (edisi reformasi). Yogyakarta: paradigma.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar